5 Tantangan Terberat yang Kerap Menghantui Bisnis Online

Menciptakan sebuah peluang dalam bisnis online tidaklah selalu mulus. Bahkan tak sedikit para pebisnis harus menyerah di tengah jalan dan gagal begitu saja. Hal itu bisa terjadi karena disebabkan oleh sejumlah faktor, baik internal maupun eksternal.

Tantangan Terberat yang Kerap Menghantui Bisnis Online
Tantangan Terberat yang Kerap Menghantui Bisnis Online

Dari kegagalan tersebut, sebagian pelaku usaha beralih pada pekerjaan lain, tetapi ada pula yang kembali membangun bisnis mereka dengan cara mengganti jenis produk atau jasa. Perlu diakui, kalau setiap orang yang tengah berjuang mengembangkan bisnis akan mengalami masa-masa sulit pada 3 tahun pertama ketika usaha mulai dijalankan.

Kesulitan yang dihadapi tentu bukan perkara remeh dan kecil, melainkan dalam bentuk tantangan seperti berikut:

  1. Masalah modal

Seperti yang kita ketahui bahwa tidak semua bisnis online bebas biaya atau pun tanpa modal. Beberapa yang bergerak di bidang penyedia barang dan jasa justru memerlukan banyak pengeluaran dan itu harus menggunakan modal awal. Entah dari mana mereka menghimpun dana, apabila hasil penjualan tidak mampu menutup modal itu artinya bisnis yang dijalankan perlu dievaluasi ulang. Sebab kalau tidak, maka jurang kebangkrutan siap menanti.

  1. Mindset pembeli

Tidak dipungkiri lagi jika mindset pembeli atau calon konsumen turut andil dalam menyukseskan penjualan barang maupun jasa. Mindset pembeli ini meliputi pola pikir mengenai gaya hidup, ketertarikan, dan selera.

Mereka, para pembeli yang menginginkan barang up to date, bagus, dan berkualitas secara tidak langsung akan menuntut usaha seseorang harus terus diperbarui mengikuti permintaan konsumen. Walhasil, sebagai pebisnis Anda harus memutar otak mencari inovasi terbaru.

  1. Para pesaing

Percayalah bahwa usaha yang Anda dirikan kemungkinan besar bukanlah satu-satunya bisnis yang ada di dunia, bahkan di Indonesia. Di luar sana, banyak para pesaing yang bergerak di bidang serupa dan terus meningkatkan pelayanan usaha mereka. Di samping itu, persaingan harga juga kerap menghantui para pebisnis online karena bagaimana pun setiap pembeli lebih memilih harga murah dibandingkan mahal dengan catatan kualitas sama.

Lalu, apa yang sudah Anda lakukan untuk menyaingi produk mereka? Jawaban ini hanya Anda yang bisa menentukannya.

  1. Penipuan yang marak terjadi di dunia maya

Untuk mengidentifikasi penipu di dunia maya diperlukan kejelian khusus. Terutama jika barang dan jasa yang diperjualbelikan bernilai fantastis. Nah, untuk melindunginya, para pelaku bisnis dituntut untuk membentuk tim khusus agar terhindar dari penipu dan kerugian pun bisa diminimalisasi secara menyeluruh.

  1. Para peretas

Seiring majunya perkembangan teknologi, bisnis online dinilai lebih rawan terhadap kasus peretasan yang dilakukan oleh hacker kelas kakap. Seperti memasang pop up, malware, dan sejenisnya pada sistim online milik sebuah perusahaan tertentu. Mereka juga tak segan-segan untuk mencuri database penjualan dan seluruh informasi rahasia hingga melakukan tindakan illegal.

Jika para pelaku bisnis online tidak segera berhati-hati dan lamban untuk meng-upgrade sistim mereka, maka ancaman virus dan lain-lain dari hacker kian sulit diatasi.

  1. Cuaca atau musim

Bagi pelaku bisnis online yang mengandalkan musim, maka akan sulit menyesuaikan permintaan produk oleh konsumen dengan usaha yang dijalankan. Sebab, kalau tidak sesuai dengan musim atau masanya, maka peminat pun juga berkurang.

Namun, pada tantangan keenam ini, seorang pebisnis tidak perlu takut untuk terus menjalankan usaha. Cara-cara seperti pemanfaatan peluang usaha sebagai pengganti bisnis utama masih tetap bisa dijalankan.

Misalnya, Anda sebagai seorang pebisnis kue kering atau kue lebaran. Otomatis, saat di luar musim lebaran usaha akan sepi pembeli karena tidak ada momenĀ  khusus. Nah, sebagai penggantinya, Anda bisa membuat kue seperti camilan sehari-hari yang lebih ringan dan harga terjangkau. Anda juga bisa membuat aneka kue basah yang bisa dijajakan melalui online tanpa harus takut berhenti di tengah jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *